Bulan sempat memiliki lapisan atmosfer Ilustrasi Bulan purba yang memperlihatkan Cekungan Imbrium, dengan letusan lahar, mengeluarkan gas, dan menghasilkan atmosfer yang terlihat. | NASA MSFC Saat ini Bulan tampak sebagai sebuah benda langit yang gelap dan permukaan yang penuh cekungan. Namun, sebuah penelitian baru menunjukkan adanya kemungkinan bahwa beberapa miliar tahun lalu langit satelit Bumi itu pernah memiliki warna berbeda karena adanya atmosfer. Tim peneliti di Marshall Space Flight Center NASA di Huntsville, Alabama, dan Lunar and Planetary Institute (LPI) di Houston, Amerika Serikat, menghitung berapa banyak gas yang telah dilepaskan dari aktivitas vulkanik di Bulan beberapa miliar tahun yang lalu.
Postingan
Menampilkan postingan dengan label BULAN
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
SUHU PADA BULAN Bulan adalah satu satunya satelit yang dimiliki bumi, bulan juga ada siang dan malamnya karena terkena cahaya matahari ,nah terlintas sebuah pertanyaat dibenak gue, kira-kira berapa derajatkah suhu bulan pada malam harinya? panas banget atau dingin banget ya? sg : space.com Dan ternyata malam dibulan mencapai -170'C (min 170 derajat celcius) waaah pasti dingin banget ya, butuh selimut berapa lapis coba !!
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Mengapa Bulan Tampak Lebih Terang pada Malam Hari? Kita hidup di planet Bumi yang mempunyai atmosfer dengan kandungan atom, molekul dan aerosol (campuran debu dan gas). Siang hari, saat Matahari menyinari Bumi, sorot cahaya Matahari menerpa atmosfer Bumi dan disebarkan oleh partikel yang ada dalam atmosfer Bumi. Sebaran cahaya ini sangat kuat sehingga bintang-bintang tak tampak oleh mata manusia pada siang hari, begitu pula Bulan sabit yang amat tipis. Keterbatasan penglihatan oleh mata bugil manusia semata-mata karena luas “lensa mata” bukan kuatnya cahaya Matahari. Bila digunakan teleskop yang lebih besar, kolektor cahaya yang lebih luas ternyata masih banyak benda langit yang tak diketahui dengan mata bugil manusia. Sebagai contoh, teknologi pengamatan dengan teropong yang dilengkapi filter inframerah memungkinkan kita mengamati adanya Bulan sabit tipis pada siang hari (lihat website Observatorium Bosscha ITB ).
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Dibawah ini daftar 12 manusia yang pernah meninggalkan planet Bumi dan menginjakan kakinya di Bulan Neil Armstrong, Apollo 11, 1969. (meninggal 2012.) Edwin "Buzz" Aldrin, Apollo 11, 1969. Charles "Pete" Conrad, Apollo 12, 1969. (meninggal 1999.) Alan L. Bean, Apollo 12, 1969. Alan Shepard, Apollo 14, 1971. (meninggal 1998.) Edgar D. Mitchell, Apollo 14, 1971. (meninggal 2016.) David Scott, Apollo 15, 1971. James B. Irwin, Apollo 15, 1971. (meninggal 1991.) John Young, Apollo 16, 1972. Charles M. Duke Jr., Apollo 16, 1972. Eugene A. Cernan, Apollo 17, 1972. (meninggal 2017.) Harrison "Jack" Schmitt, Apollo 17, 1972. Gravitasi di bulan hanya 1/6 (0,17) dari gravitasi Bumi. Astronot harus berjalan hati hati, bila salah lompat kemungkinan akan terbang dan terbanting ke permukaan bulan.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Bulan sebesar apa ukuran sebenarnya Ukuran bulan, tampak bulan dari Bumi Bulan dari bumi itu kecil. Tapi ukuran bulan cukup besar, setidaknya lebih besar dari planet Pluto. Ukuran bulan sebesar negara di Eropa. Jangan bertanya besar mana Bulan dan Matahari, jelas matahari jauh lebih besar. Karena Bulan hanya memiliki lebar 3500km, sedangkan bumi mencapai 12.700km atau satu kali putaran sejauh 39.900km Untuk keliling di bulan kira kira memiliki radius lebih dari 6 kali panjang pulau Jawa
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Macam Macam Fenomena Bulan 1. Blue Moon (Bulan Biru) Bulan biru adalah purnama kedua yang terjadi dalam satu bulan dan hanya terjadi setiap dua hingga 2,5 tahun. Terjadinya bulan biru terkait dengan jumlah hari dalam kalender matahari (Masehi) dan bulan. Kalender matahari punya 365 hari dalam setahun sementara bulan punya 354 hari. Akibat perbedaan itu, akan ada purnama yang muncul pada waktu yang "tak seharusnya", yaitu dua kali dalam bulan yang sama. Bulan biru sendiri tak cuma bisa terjadi sekali dalam setahun. Tahun 1999, bulan biru terjadi pada bulan Januari dan Maret. Hanya saja, fenomena bulan biru dua kali setahun jauh lebih jarang terjadi, hanya sekitar 19 tahun sekali. Mengutip situs NASA, walau diberi nama Blue Moon, bulan purnama kedua tetap berwarna abu pucat dan putih layaknya Bulan yang biasa kita lihat saat malam hari. Terkadang juga bisa menunjukan warna merah. Hal menariknya, tentu Bulan bisa 'berubah' warna menjadi biru su...
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
7 Fakta menarik tentang bulan ilustrasi bulan. ©shutterstock/Claudio Divizia.com Merdeka.com - Sampai sekarang bulan mempunyai daya tarik bagi para peneliti. Bulan menyimpan banyak misteri yang belum terpecahkan. Bahkan masih banyak deretan pertanyaan yang dikantongi para ilmuwan daripada jawaban yang tersedia tentang "kekasih" bumi ini. Sebelum mengulas bulan lebih jauh, simak tujuh fakta mengenai bulan yang dilansir allwomentalk.